.

Tips : Mendaur Ulang Wadah Selai |

Published in : We Are Mommies Homepage
Date : 7 June 2007

Moms mempunyai banyak aneka wadah bekas selai yang berbentuk botolan dan ingin dijadikan wadah untuk menyimpan aneka bumbu atau pun benda lainnya tetapi terlihat kurang cantik karena pada wadah tersebut masih menempel merek/label yang kebanyakan sulit untuk dilepaskan ?.

Berikut tips yang dapat kita lakukan untuk melepaskan merek/label yang kebanyakan menggunakan lem dengan daya lekat tinggi tanpa harus mengupas mau pun melepaskan merek/label tersebut secara paksa.

Lihatlah contoh di atas: Isi wadah bekas selai dengan air. Kemudian siapkan sebuah baskom berisi air dan rendam wadah selai. Jika wadah mengapung karena kemasan terbuat dari plastik contohnya, beri pemberat di atasnya seperti yang tampak pada photo di atas. Rendam sampai merek/label terlepas dengan sendirinya. Tentunya lamanya waktu perendaman tidak dapat ditentukan, karena jenis lem yang digunakan di pasaran bermacam-macam.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Jika merek/label sudah terlepas – wadah kemasan pun sudah dapat digunakan sesuai keperluan Moms di rumah dan dapat dihias dengan diberi label cantik. Pada contoh di atas, wadah bekas selai yang sudah mulus sudah menjelma menjadi tempat aneka bumbu yang cantik yang dapat menjadi hiasan di dapur.

Semoga memberikan inspirasi dan selamat mencoba !

(Sylvie Gill)

Sumber : Pengalaman pribadi
Photo : Barang-barang pribadi


Tips: Mempercantik Tas Warna Polos |

Published in We are Mommies Homepage
Date: 10 May 2007 Edition

Photo Sharing and Video Hosting at PhotobucketSuatu ketika Moms harus menghadiri sebuah acara mendadak misalnya, dan tidak mempunyai tas yang cocok dengan pakaian yang akan dikenakan. Lihat photo di samping ini, kiranya dapat memberikan inspirasi untuk kita semua dan membantu menyelesaikan persoalan tas yang akan dipergunakan.

Jika Moms mempunyai sebuah tas polos dengan warna kesukaan masing-masing, tas tersebut dapat kita percantik hanya dengan menambahkan aneka hiasan tambahan.

Sebagai contoh, tas yang digunakan kali ini berwarna hitam polos yang dengan harga yang sangat terjangkau didapat di pasaran. Seandainya hanya dapat menemukan tas dengan model yang disukai tetapi terdapat label merek mau pun hiasan kecil lainnya dapat kita siasati dengan mudah. Label merek dapat kita tanggalkan, hiasan kecil lainnya pun dapat dihilangkan atau langsung ditutupi dengan aneka hiasan yang Mom sukai.

Photo di atas sebuah bross berbentuk bunga mawar yang terbuat dari bulu-bulu sintetis berwarna abu-abu menghiasi tas hitam polos. Cocok dipakai untuk acara malam dan bros mawarnya dapat dipadu-padankan dengan pakaian yang Mom kenakan untuk menghadiri acara yang agak resmi tertentu.

Photo di bawahnya, sebuah gantungan kunci dengan warna berani berkilau yang digantungkan pada resleting tas. Kali ini tas hitamnya tampil menjadi sebuah tas dengan tema casual yang akan cocok jika dipadu-padan dengan celana/rok jeans dan atasan polos putih misalnya, tas dapat dipakai untuk acara-acara tidak resmi mau pun lainnya.

Tas hitam polos pun sekarang berubah menjadi cantik dan dapat dipergunakan untuk acara resmi mau pun casual.

Mulai sekarang jika Moms sedang bepergian dan melihat aneka bros, gantungan kunci, gantungan HP yang cantik dapat dikoleksi untuk dijadikan hiasan tas.

Semoga memberikan inspirasi dan selamat mencoba !

(Sylvie Gill)

Sumber : Pengalaman pribadi
Photo : Barang-barang pribadi


Tips : Mempercantik Kaos Kaki dan Jepit Rambut si Upik |

Published in : We are Mommies Homepage
Date : 12 April 2007

Lihatlah photo di samping ini. Cantik sekali kaos kaki dan penjepit rambut si Upik bukan ? Selain murah, mudah dalam proses pembuatan dan yang paling penting hiasan ini memberikan kepuasan tersendiri ketika melihat buah hati kita memakainya dan juga akan menjadikan kenangan yang indah ketika si Upik sudah beranjak besar nanti.

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah : mampir ke toko yang menjual keperluan untuk menjahit. Aneka renda, hiasan baju dalam bentuk aplikasi bordir mau pun sulaman banyak sekali dijual. Modal lainnya adalah kaos kaki polos yang berenda dan penjepit rambut model tekan seperti yang terlihat pada photo di atas.

Jahit renda-renda yang telah dipilih sesuai selera Moms pada kaos kaki dengan menggunakan benang jahit. Sama halnya dengan renda yang harus disematkan pada penjepit rambut. Jika bagian dasar hiasan cukup lebar, maka Moms hanya perlu menempelkannya dengan menggunakan lem jenis power glue. Sementara itu jika ukuran dari model hiasannya tidak memungkinkan untuk dilem, jahitlah dengan menggunakan benang jahit agar dapat menempel dengan cantik dan kokoh pada lubang yang ada pada penjepit rambut model tekan tersebut.

Hal ini juga dapat Moms lakukan pada bando si Upik dengan menempelkan hiasan renda dan sejenisnya agar senada dengan kaos kakinya. Selain kaos kaki, penjepit rambut dan bando, hiasan juga dapat Mom lakukan pada baju terusan polos si Upik agar semuanya menjadi senada.

Jadilah sekarang penampilan si Upik yang bertambah cantik dan biaya yang dikeluarkan juga jauh lebih rendah jika dibandingkan membeli kaos kaki, jepit rambut, bando siap pakai yang banyak dijual di pasaran.

Semoga memberikan inspirasi dan selamat mencoba !

(Sylvie Gill)

Sumber : Pengalaman pribadi
Photo : Barang-barang pribadi

————

Ssst… barang-barang di atas punya Kaka Cemara. Pas bebenah mau pindahan ke Hanoi kemarin, lihat lagi semuanya dan beneran bikin Syl tersipu-sipu, ingat jaman dia masih mungil dulu. Ohhh…. If I could turn back the time, I would love to see her wearing all these stuff again ….


Tips : Merawat Pakaian Dalam Bagian Atas |

Published in : We are Mommies Homepage
Date : 13 February 2007

Akhirnya usai sudah masa pencarian pakaian dalam bagian atas yang rasanya sungguh sangat nyaman dipakai. Dimulai dengan kelenturan bentuknya yang tidak terlalu longgar dan juga tidak terlalu ketat, serasa dapat menempel pada tubuh dengan sempurna, belum lagi jenis bahannya yang dapat menyerap keringat di kala kegiatan sehari-hari sedang giat-giatnya.

Nah, kalau sudah mempunyai jenis pakaian dalam bagian atas yang seperti ini, dimana kadang harganya pun tidaklah murah tentu kita ingin sekali dapat memeliharanya agar dapat dipakai dalam jangka waktu lama.

Tentu saja masa pemakaian dari pakaian dalam bagian atas kita ini tidak akan bertahan untuk selamanya, tetapi jika kita dapat mengikuti instruksi cara perawatannya dengan seksama, masa pakainya dapat diperpanjang. Menurut sebuah catatan data statistik, rata-rata pakaian dalam bagian atas kita yang biasa dipakai sehari-hari dapat bertahan kurang lebih 6 bulan hingga 1 tahun. Ingin agar pakaian dalam bagian atas kita awet dan tahan lama ? Berikut adalah tips cara merawatnya:

Instruksi pencucian
Cucilah pakaian dalam bagian atas kita setiap habis dipakai. Perhatikan juga bahwa, cairan seperti minyak wangi, lotion dan deodorant dapat memberikan noda pada bahan dasar pakaian dalam bagian atas yang biasanya terbuat dari jenis bahan yang sangat halus. Perpaduan cairan minyak wangi, dan lainnya dengan keringat tubuh kita dapat menyebabkan mengendurnya bahan elastis / karet dari pakaian dalam bagian atas. Pencucian secara teratur dapat mencegah terjadinya pengenduran bahan elastis tersebut. Ingat juga bahwa pabrik pembuat pakaian dalam sungguh sangat mengerti akan hal ini. Oleh karenanya ikutilah instruksi yang biasa tertera pada label yang menempel pada bagian belakang pakaian dalam bagian atas kita.

Mencuci dengan cara manual
Isi sebuah ember kecil dengan air dingin secukupnya dan sabun deterjen.
Kucek secara perlahan dan jangan merendamnya lebih dari 5 menit.
Bilas dengan air dingin hingga bersih, lalu peras hingga tetesan air habis.
Keringkan dengan menyerap sisa air dengan handuk dengan cara menekan-nekannya.
Gantung hingga kering.

Mencuci dengan mesin
Pastikan semua pakaian dalam bagian atas dimasukan terlebih dahulu ke dalam lingerie bag (kantong khusus untuk pakaian dalam yang dapat dibeli di supermarket terkemuka). Hal ini untuk mencegah terjadinya, kawat pakaian dalam kita menjadi bengkok, tergores maupun menjadi kusut dan terjebak di antara pakaian lain ketika mesin cuci berputar. Atur mesin cuci diatur pada putaran yang paling rendah.

Bahan khusus - Dry Cleaning
Ada beberapa pakaian dalam bagian atas yang terbuat dari bahan khusus dan tentunya tidak dapat dicuci dengan menggunakan mesin mau pun tangan. Jika instruksi dari pabrik menyatakan bahwa pakaian dalam bagian atas tersebut harus dicuci dengan cara di dry cleaning (dikirim ke binatu), ikutilah saran ini demi kelangsungan masa pakai pakaian dalam bagian atas kesayangan kita.

Cara Pengeringan
Menurut informasi dari bagian pelayanan bagi pembeli di toko pakaian dalam terkenal merek Victoria Secret : “Pakaian dalam bagian atas harus selalu digantung dalam proses pengeringan’. Proses pemanasan dari mesin pengering dapat merusak bahan elastiknya. Hal yang sama juga akan merusak bahan katun, kawat bahkan suhu panasnya dapat membuatnya menjadi menciut. Setelah dicuci, biasakan menggantungnya hingga kering. Jauhi juga dari panas sinar matahari yang dapat memudarkan warna aslinya bahkan dapat membuat warna dasar seperti warna putih menjadi kecoklatan. Sekali lagi, ingatlah untuk selalu membaca instruksi yang biasanya menempel pada bagian belakang pakaian dalam bagian atas. (Sylvie Gill)

Sumber : Dari berbagai sumber di internet


Apakah Moms Kerap Menunda Pekerjaan ? |

Published at : We Are Mommies Homepage
Date : 17 January 2007

Oh… rasanya sulit untuk dipercaya, saya telah menundanya selama itu !

Apakah ungkapan di atas sering terjadi di keseharian para Moms ?

Mungkin hal yang telah ditunda menyangkut hal-hal seperti deadlines di kantor yang telah disanggupi sebelumnya, proposal yang mestinya harus selesai tepat waktu, rencana menata ulang semua lemari pakaian di rumah, mencari informasi dari agen perjalanan untuk acara liburan, rencana mengatur semua bahan kering di dapur dengan masing-masing mewadahinya secara rapi dan berlabel, merubah kamar kosong menjadi sebuah ruang kerja cantik di rumah dan masih banyak lagi rencana-rencana lainnya yang ada di angan.

Tanpa disadari hal-hal tersebut di atas tertunda, dan akan merasa takjub dengan lamanya hal tersebut ditunda ketika sadar. Sementara itu hal-hal yang tidak dapat ditunda lagi terpaksa segera dikerjakan, pontang-panting agar dapat terselesaikan dengan tenggang waktu seadanya yang dimana hasil akhirnya tentu tidak akan maksimal dan menjadikan kita sebagai insan yang tidak puas akan hasil kerja diri sendiri atau dapat dikatakan gagal dalam menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

Mungkin ada beberapa pekerjaan tertunda di atas yang belum mengecewakan orang-orang di sekitar kita tetapi hal ini sudah menunjukkan dengan jelas bahwa kebiasaan menunda sudah mulai ada di dalam diri kita.

Kata ‘menunda’ mungkin terdengar sepele. “Ah, besok saja diselesaikannya!”. Dan kata besok pun berganti menjadi esok lusa, lalu berubah menjadi pekan depan, memanjang lagi menjadi bulan depan dan tanpa kita sadari bahkan tertunda hingga bertahun-tahun.

Menunda adalah adalah sebuah proses mengesampingkan suatu hal yang mestinya dapat diselesaikan pada waktu tertentu dengan alasan yang berbeda-beda. Menunda terdengar bukanlah suatu hal yang serius dan sekali lagi, sepele. Tetapi jika dibiarkan hal ini akan menjadi sebuah rutinitas dan kebiasaan buruk dan jika telah larut secara terus menerus kebiasaan ini menurut para ahli psikologis mengkategorikannya sebagai mental disorder.

Menurut William Knaus, seorang psikolog di Longmeadow Massachusetts yang mendalami kebiasaan menunda untuk menolong orang-orang dengan kebiasaan buruk ini mengatakan bahwa sikap menunda ini bukannya tidak disadari oleh para pengindapnya tetapi karena telah terbiasa, tentunya tidak menyadari akan kebiasaan buruk tersebut.

Beliau memberi banyak contoh akan kebiasaan buruk menunda lainnya seperti, menunda berminggu-minggu untuk membayar tagihan kartu kredit hasilnya tentu kita semua telah ketahui, mengirim pakaian sutera untuk dicuci secara khusus ke binatu langganan – sebuah pekerjaan sepele tetapi tetap tidak dapat kita lakukan. Pakaian sutera itu pun teronggok berbulan-bulan di kursi belakang mobil, dan masih banyak hal lainnya yang terkadang terdengar sangat sederhana dan ditunda.

Mengapa ditunda ? Nah, pertanyaan ini tentu kerap muncul. Alasan seseorang untuk menunda pada dasarnya melibatkan beberapa faktor yang dihindari seperti rasa ketidak nyamanan, rasa bosan, rasa kecewa, rasa terberati jika melakukan hal tersebut, rasa kebingungan dan rasa malu. Salah satu contoh : mana yang akan Mom pilih ? berselancar di dunia maya membaca topik menarik atau menata ulang kamar, lemari pakaian dan mainan anak-anak yang super berantakan ? Beberapa contoh lainnya yang cukup kronis adalah menunda untuk mengisi bensin kendaraan keesokan harinya yang kerap membuat masalah dengan kehabisan bensin di tengah perjalanan di jalan raya bebas hambatan, atau saluran telepon yang diputus oleh pihak Telkom karena selalu menunda pembayaran. Alasan menunda hal-hal tersebut beraneka ragam.

Jika tanda-tanda kebiasaan kerap menunda sudah mulai terlihat ada dalam diri para Moms, bagaimana cara menghilangkannya ? Berikut saran-saran dari para ahli agar dapat ditanamkan :

Fokus
Fokuskan pikiran pada suatu kegiatan yang harus diselesaikan dan bukan pada faktor ketidaknyamanan yang akan dilalui mau pun hasil dari kegiatan itu sendiri.

Kalahkan Rasa Malu
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada koneksi antara mereka, sang penunda dengan rasa malu. Para peneliti menyatakan, mereka yang kerap menunda suatu kegiatan sebenarnya mereka sudah mengetahui akan timbulnya kemungkinan rasa malu dari kegiatan yang mereka harus kerjakan. Jika akan berhadapan dengan kegiatan atau pun tugas yang kurang mengenakkan, jalan keluarnya adalah fokuskan pikiran pada kegiatan itu secara seksama dan bukan pada perasaan kita (rasa malu dll), begitu menurut June Tangney, seorang Profesor ilmu Psikologi dari Universitas Goerge Mason di Amerika.

Merinci Langkah Yang Harus Dikerjakan
Bagi para penunda jika menghadapi hal-hal yang harus diselesaikan tetapi terkesan membebani, mereka cenderung menunda hal-hal tersebut. Hal ini dikarenakan akan memberikan rasa kekhawatiran dan kebingungan pada diri mereka. Jalan keluarnya adalah merinci setiap tugas yang dikerjakan selangkah demi selangkah agar jalan pikiran tetap fokus dan tugas pun dapat terselesaikan.

Hadiahi Diri Sendiri
Misalnya saja Moms telah berhasil menyelesaikan pekerjaan yang sangat menjemukan sekali seperti, menyeterika pakaian yang telah ditumpuk selama 2 pekan. Hadiahilah diri Moms dengan sesuatu yang merupakan kegemaran diri kita, misalnya pergi creambath ke salon langganan.

Menunda yang Produktif
Jika memang tidak ada pilihan lagi dan tetap harus menunda, mungkin dapat mencoba untuk menunda beberapa saat tetapi tetap produktif. Misalnya saja, jadwal deadline untuk memasukkan tulisan untuk We Are Mommies sudah dekat, tetapi anak dan suami minta untuk dibuatkan kue kegemaran mereka dan kamar mandi menunggu untuk dibersihkan. Buatkanlah kue kegemaran keluarga terlebih dahulu, sambil memikirkan topik tulisan yang akan ditulis. Setelah kue selesai, coba rinci poin-poin yang akan menjadi bahan tulisan yang dipikiran ketika membuat kue tadi – hal ini mempercepat proses penulisan. Jika telah selesai, kamar mandi pun dapat segera dibersihkan.

(Sylvie Gill)

Sumber :
Artikel - Do you put things off ? by Hagar Scher
Image dari Parent-Institute.com


Yogurt, Si Asam Yang Sarat Manfaat |

Published in : We Are Mommies Homepage
Date : 19 December 2006

Yogurt adalah produk Dairy yang sarat akan manfaat. Selain kaya akan kalsium dan protein, yogurt juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh - hal ini ditegaskan oleh penelitian yang dilakukan oleh Dr. Simin Nikbin Meydani, Ph.D. seorang professor bidang Nurtrisi dari Universitas Tufts di Amerika dalam penelitiannya untuk American Journal of Clinical Nutrition.

Menurut Dr. Meydani, mengkonsumsi yogurt secara teratur dapat melindungi sistim pencernaan kita dari berbagai gangguan penyakit. Beliau juga menyimpulkan bahwa yogurt dapat berperan sebagai pelindung yang bersifat anti infeksi. Porsi jumlah yogurt yang dikonsumsi secara meningkat juga dapat membantu meningkatkan tingkat kekebalan tubuh guna menangkal penyakit kanker dan infeksi sekitar saluran pencernaan. Hal ini sebabkan oleh bakteri yang hidup dan aktif yang ditemukan di dalam yogurt yang juga biasa disebut LAC (Live and Active Cultures).

Berikut adalah rangkuman manfaat dari mengkonsumsi yogurt secara teratur setelah dilakukan riset oleh para pakar di bidangnya :

1. Meningkatkan sistim kekebalan tubuh
2. Menjadi salah satu alternatif sumber kalsium lainnya di samping susu, terutama untuk orang-orang yang alergi terhadap laktosa yang terkandung di dalam susu.
3. Bakteri aktif yang terkandung dalam yogurt dapat membasmi bakteri yang menyebabkan infeksi jamur pada organ wanita.
4. Dapat mencegah timbulnya penyakit kanker usus dan gangguan lainnya dalam sistim pencernaan.
5. Menggantikan susu yang merupakan sumber kalsium yang sangat vital bagi pertumbuhan anak-anak yang alergi akan produk Dairy.
6. Dapat menurunkan berat badan dengan jumlah kandungan kalsium di dalamnya yang dapat membantu tubuh untuk membakar lemak,

Yogurt dapat dibeli di toko-toko serba ada, terutama produk impor yang rasanya sangat variatif, hanya saja harganya yang mungkin agak menguras dompet jika harus menghadirkan yogurt secara teratur dalam menu sehari-hari. Nah, berikut cara membuat yogurt sendiri yang dapat dengan mudah dipraktekkan di rumah :

Bahan:
1 liter susu (jenis susu murni biasa dapat digunakan, maupun yang dijual dalam kemasan)
200 ml yogurt plain, tanpa rasa (dapat dibeli di toko-toko serba ada)

Cara Membuat:

Panaskan susu hingga suhunya mencapai hangat-hangat kuku, lalu angkat.
Diamkan agar susu mencapai suhu ruang.
Lalu campurkan yogurt plain ke dalam susu yang telah mencapai suhu ruang.
Aduk rata, lalu kemas dalam dalam wadah tertutup.
Letakan wadah di tempat yang paling hangat di rumah Anda.
Jika cuaca tidak memungkinkan, bungkus wadah dengan handuk atau selimut tebal.
Diamkan selama 4 jam – 8 jam. (semakin lama rasa yogurt akan menjadi semakin asam – sesuaikan dengan selera keluarga)
Kemudian simpan yogurt dalam kulkas, dan siap disantap.

(Sylvie Gill)

Sumber : disadur dari berbagai sumber di internet.
Resep : Cara Membuat Yogurt didapat dari Diskusi Milis Natural Cooking Club
Photo : dokumen pribadi


5 Resep Saus Salad |

Published in : We Are Mommies
Date : October 11, 2006

Dalam waktu 2 minggu ke depan hari Raya Idul Fitri akan segera tiba, keinginan untuk mencicipi hidangan khas Lebaran pun sangat kita nantikan. Tetapi jika sudah 3-4 hari menyantap hidangan Lebaran yang kebanyakan mengandung santan, sepertinya sedikit demi sedikit akan membuat kita jenuh – apalagi jika jadwal silaturahmi ke kerabat masih panjang.

Salah satu jalan keluarnya adalah menyantap aneka salad dapat menjadi alternatif menu kita di rumah, sebelum mengunjungi kerabat dan disuguhi hidangan Lebaran lagi.

Berikut 5 resep saus salad yang dapat dicoba:

1. Basic Vinaigrette
- 60 ml white-wine vinegar
- 1 sdm Dijon mustard
- 180 ml extra-virgin olive oil
- Merica sesuai selera
- Gula sesuai selera
- Garam sesuai selera

Aduk cepat vinegar, mustard dan gula. Lalu bubuhi dengan garam dan merica. Secara perlahan tambahkan olive oil, lalu aduk rata. Atau masukan campuran ke dalam sebuah wadah selai bekas, tutup rapat dan kocok hingga tercampur rata.

Tambahan : Jika suka, tambahkan bawang merah, daun kemangi, atau daun ketumbar yang telah dicincang halus

Hidangkan saus yang satu ini dengan kukusan sayuran kesukaan anda, seperti buncis, asparagus, brokoli atau pun kentang rebus.

2. French Dressing
- 60 ml white-wine vinegar
- 60 ml saus tomat
- 70 ml olive oil
- 1 sdm gula
- 2 sdt bubuk paprika
- 1 sdt saus inggris
- Garam sesuai selera

Aduk cepat vinegar, saus tomat, gula, bubuk paprika dan saus inggris. Bubuhi garam dan aduk kembali. Masukan olive oil secara perlahan dan aduk sampai saus tercapur rata.

Hidangkan Saus French dengan campuran sayuran hijau kegemaran Anda, juga menjadi teman yang cocok dengan potongan tomat dan ketimun atau dapat menjadi saus jika anda membuat ikan baker.

3. Ranch Dressing
- 70 ml low-fat buttermilk
- 70 ml reduced-fat sour cream
- 1 sdm cider vinegar
- 1 siung bawang putih, cincang halus
- 1 sdm bawang merah, cincang halus
- Merica
- Garam

Aduk cepat buttermilk, sour cream dan cuka. Lalu masukkan bawang putih dan bawang merah. Bubuhi garam dan merica hingga sesuai dengan lidah anda.

Hidangkan Saus Ranch dengan daun Selada jenis Iceberg atau untuk saus pendamping aneka gorengan kesukaan Anda.

4. Caesar Dressing
- 60 ml perasan jeruk lemon
- 60 ml light mayonnaise
- 4 sdm parutan keju Parmesan
- 1 siung bawang putih, cincang halus

Campur semua bahan di atas dengan mesin Blender hingga mengental dan lembut.

Hidangkan Saus Caesar dengan daun Selada jenis Romaine atau sayuran hijau lainnya yang crispy. Dapat juga disajikan sebagai teman udang atau ayam panggang.

5. Blue Cheese Dressing
- 60 ml light mayonnaise
- 60 ml reduced-fat sour cream
- 60 ml air dingin
- 1 sdm red-wine vinegar
- 1 sdm bawang merah, cincang halus
- ½ cup blue cheese
- Garam
- Merica

Aduk cepat mayonnaise, sour cream, cuka dan air dingin. Masukkan bawang merah yang telah dicincang halus dan blue cheese. Haluskan blue cheese yang menggumpal dengan sendok. Aduk rata dan bubuhi garam dan merica sesuai dengan selera anda.

Hidangkan Saus Blue Cheese dengan daun Selada jenis Romaine atau Iceberg atau bahkan akan menjadi teman yang cocok sebagai topping untuk baked potatoes.

(Sylvie Gill)

Sumber : Everyday Food, from the kitchen of Martha Steward Living, No. 35 / September / 2006


Homemade Toys |

Published in : We are Mommies
Date : October 11, 2006

Kalau diperhatikan secara seksama sering kali anak-anak kita lebih asyik bermain dengan kardus bekas ukuran besar yang dijadikan mobil-mobilan, sabun cair yang dicoba mereka untuk dibuat bubbles atau pun kain jarik/selimut yang dijadikan tenda-tendaan misalnya dari pada mainan mahal yang dibeli dari toko. Mengapa tidak mencoba membuat aneka mainan sendiri di rumah bersama mereka ?

Berikut beberapa alternatif mainan yang bisa kita buat sendiri di rumah bersama si kecil di akhir pekan misalnya :

Menggambar dengan Shaving Cream**
- Ambil shaving cream dan semprotkan ke atas wadah sejenis nampan.
- Teteskan pewarna makanan ke beberapa jumputan shaving cream dan aduk hingga rata.
- Anak-anak dapat menggambar dengan menggunakan jari atau bahkan kuas gambar di atas kertas.
** Perhatikan dan pastikan anak-anak tidak memakan shaving cream.

Noodles Necklaces
- Siapkan bahan : pasta yang tengahnya berlubang, benang / tali, pewarna makanan.
- Warnai pasta dengan pewarna makanan.
- Setelah kering, pasta yang telah diwarnai dapat dirangkai menjadi kalung.

Playdough
- Buka resep cara membuat playdough sendiri yang ada di Ruang ‘Tangan Kreatif’ edisi 16 Agustus 2005.

Maizena Finger Paint
- Siapkan bahan : 3 sdm gula, 8 sdm tepung maizena, 480 ml air dingin, pewarna makanan, cairan cuci piring secukupnya.
- Campur gula dan maizena di atas penggorengan Teflon di atas api sedang. Tambahkan air dingin dan aduk sampai tercampur merata dan mengental.
- Bagi adonan ke dalam 4 atau 5 wadah dan warnai masing-masing wadah dengan pewarna makanan dan sedikit cairan pencuci piring. Aduk rata dan biarkan dingin.
- Simpan dalam wadah tertutup rapat untuk penggunaan selanjutnya.

Jello Finger Paint
- Siapkan 1 porsi agar-agar jello rasa apa saja dan campurkan dengan air mendidih.
- Campurkan sampai kekentalannya sesuai untuk anak-anak membuat finger paint.

Giant Bubbles
- Siapkan bahan 120 ml air, 120 ml sabun cuci cair, 1 sdm minyak goreng.
- Campur semua bahan dan aduk rata.
- Cairan untuk membuat bubbles pun siap dipergunakan.

Selamat mencoba !

(Sylvie Gill)

Sumber: Disadur dari berbagai sumber di internet.


Dampak TV Terhadap Daya Imaginasi Anak |

Published in : We are Mommies Homepage
Date : 12 July 2006
By : Sylvie Gill

Kenakalan anak-anak kerap membuat para orang tua sakit kepala, salah satu kiat yang diambil adalah membelikan mereka aneka DVD / VCD film kartun yang ada banyak di pasaran. Minimal dalam kurun waktu 1-2 jam mereka dapat duduk diam barang sejenak di depan televisi dan kita sebagai orang tua dapat menarik napas sesaat untuk beristirahat dari kesibukan rutin sehari-hari. Apalagi setelah hari yang panjang dan melelahkan di kantor, begitu tiba di rumah pun hari sudah menjelang larut dan si kecil mulai menunjukkan berbagai gelagat guna menarik perhatian Anda yang sering kali memicu timbulnya rasa jengkel para orang tua.

Tidak dipungkiri lagi, rasanya kronologis di atas terasa sangat dekat dengan keseharian kita semua dan kerap sekali terjadi. Begitu situasi rumah yang diisi oleh kenakalan si kecil yang sulit diatur, biasanya kita akan menyalakan TV dan memutar film kartun kesayangan mereka. Hal ini merupakan salah satu cara yang para orang tua mau pun penjaga anak-anak kita lakukan. Kadang kala situasi seperti ini tidak dapat dihindari lagi. Tanpa disadari, orang tua yang baru tiba dari kantor kadang tidak mengetahui sudah berapa jam dalam sehari si kecil duduk di depan tabung kaca menonton film kesayangan mereka.

Diluar dari manfaat positif yang tentunya anak-anak juga dapatkan dari kegiatan menonton tv tentunya dalam asupan jam menonton yang wajar (tidak lebih dari 3 jam per hari), mari kita telaah kembali, segi lain dari efek dan dampak menonton aneka tayangan televisi baik itu film kartun dari DVD/VCD mau pun tayangan acara anak-anak dari berbagai siaran stasiun televisi.

Menurut salah satu artikel di Koran Courrier International edisi No. 811 pada bulan May 2006 yang lalu, jumlah waktu menonton TV pada anak-anak yang berlebihan ternyata dapat menurunkan daya imaginasi anak-anak. Hal ini dapat kita lihat bersama pada dua gambar di atas yang dibuat oleh dua orang anak yang berbeda :

1. Gambar yang dibuat oleh seorang anak dengan jumlah jam menonton tv < (kurang) dari 3 jam per hari
2. Gambar yang dibuat oleh seorang anak lagi dengan dengan jumlah jam menonton tv > (lebih) dari 3 jam per hari

Dari kedua gambar di atas membuka mata kita semua dengan jelas sekali perbedaan daya imaginasi anak-anak dalam memvisualisasikan sosok manusia (perempuan dan laki-laki). Pada gambar nomor 1, sang anak terlihat dapat memvisualisasikan sosok laki-laki memakai celana panjang dengan potongan rambut yang berbeda dengan sosok perempuan yang memakai rok, baju atasan dan potongan rambut panjang. Sementara pada gambar nomor 2, kemampuan daya imaginasi anak dalam memvisualisasikan sosok manusia ke dalam gambar terlihat sangat lemah, begitu juga dengan kemampuan dalam membedakan sosok laki-laki dan perempuan sama sekali tidak terlihat dibandingkan dengan anak yang menggambar di nomor 1.

Melihat kedua gambar di atas mengingatkan akan perkataan orang tua, bahwa segala sesuatu yang berlebihan adalah tidak baik. Begitu juga dengan jumlah waktu yang anak-anak kita pergunakan untuk menonton TV, jika berlebihan dampak negatifnya banyak sekali, berbaris rapi, panjang, berikut efek dominonya dan tentu kita sebagai orang tua tak ingin hal-hal tersebut terjadi.

Kegiatan alternatif
Sebuah list panjang kegiatan alternatif sesuai dengan usia anak-anak dapat kita susun sebagai salah satu jalan keluar untuk mengurangi waktu menonton televisi mereka. Tentunya disesuaikan dengan kondisi dan situasi di rumah masing-masing. Mulai dari mewarnai, bermain play doug, berbagai kegiatan art and craft, membaca buku, membacakan cerita kepada mereka, usahakan agar mereka bermain dengan mainan mereka, ciptakan kegiatan yang memicu anak untuk lebih banyak bergerak dengan menggunakan otot sensorik dan motorik yang memacu pertumbuhan dan perkembangan mereka dan mengurangi waktu menonton yang sangat monoton dengan hanya berdiam duduk tanpa banyak gerakan dan tentunya masih banyak kegiatan lainnya.

Kesimpulannya : batasi jumlah waktu buah hati kita di depan televisi, batas maksimum adalah 3 jam per hari. (Sylvie Gill)

Sumber : Koran Courrier International, No. 811, edisi bulan May 2006
Image : Hasil scanned dari Koran yang sama.


Menanamkan Rasa Saling Percaya dengan Anak |

Published in : We are Mommies Homepage
Date : June 13, 2006
By : Sylvie Gill

1. Be There
Biarkan anak berbicara apa saja. Bagaimana hari mereka di sekolah? Ajukan juga pertanyaan seperti, “Perasaan kamu bagaimana?”. Biarkan anak untuk dapat mengekspresikan ide, perasaan dan kecemasan hati mereka. Jangan lupa untuk menjadi pendengar yang baik jika mereka sudah dapat memulai hal tersebut di atas. Hindari sikap mendikte mereka. Sebisa mungkin untuk dapat meluangkan waktu setiap kali mereka menginginkan keberadaan Anda, contohnya ketika mereka sedang mempunyai masalah. Dorong anak untuk dapat mengekspresikan perasaan mereka dengan cara lain yang lebih kreatif, misalnya dengan menulisnya dalam catatan harian yang dapat ditinggalkan untuk Anda jika keseharian Anda lebih dominan di kantor atau mungkin dengan cara menggambarkan perasaan mereka melalui gambar hal ini mungkin hanya dapat diterapkan pada golongan usia anak tertentu.

2. Be Consistent
Sebaiknya Anda dapat meluangkan waktu untuk dapat berbicara dari hati ke hati dengan anak secara rutin. Hal ini dapat membuat anak merasa aman dan terlindungi. Terangkan juga mana hal yang baik dan buruk dan sekali lagi dalam hal ini, Anda dianjurkan untuk selalu konsisten.

3. Let Your “No” Be No
Jika Anda mengatakan “tidak” kepada anak Anda, pastikan bahwa mereka paham akan alasan mengapa Anda mengatakan kata “tidak” dan jangan lupa untuk selalu konsisten. Jika mereka mempertanyakan kebijaksanaan akan kata “tidak” Anda, hindari tindakan over-react karena hal ini justru akan memperburuk kepercayaan yang Anda sedang bangun dengan mereka. Anda juga dapat mengingatkan akan segala peraturan yang anak dan Anda telah sepakati dan konsekwensi yang mereka dapat jika hal ini dilanggar. Hindari berbicara dengan nada tinggi apalagi berteriak. Pada dasarnya anak hanya ingin mengetahui arti kata “tidak” Anda dan jangan lupa untuk mempertegas bahwa sekali tidak akan tetap tidak.

4. No Secrets
Berikan penjelasan kepada anak-anak bahwa alangkah tidak baiknya menyimpan rahasia diantara kalian berdua. (Sylvie Gill)

Sumber : Practical Parenting Advice
Image : Google Image Bank


Kalender
August 2008
M T W T F S S
« Jun    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
Previous Entries »
Kategorien
Archiv

RSS
Comments RSS
XFN


Buku kami!
Pengalaman sejati 15 orang Ibu yang mengalami Baby Blues
dan 1 orang Bapak yang mendampingi istrinya.
Termasuk pengalaman Saya di buku ini.

Dapatkan segera di toko buku terdekat !

Buku kami

.